top of page

Magnesium Klorida - Senyawa Untuk masalah Hipomagnesemia dan Zat Cairan Aditif Infus

Magnesium klorida lebih dikenal sebagai suplemen untuk mengatasi kekurangan magnesium dalam darah atau hipomagnesemia. 


Orang yang mengalami hipomagnesemia memiliki kadar magnesium dalam darah kurang dari 1,8 mg/dL, idealnya kadar magnesium dalam darah berkisar mg/dL. Ciri-cirinya adalah mulai dari menurunya nafsu makan sampai badan kesemutan. 


Itulah contoh dari pemakaian magnesium klorida dalam bidang kese

hatan. Bagaimana penggunaan magnesium klorida dalam bidang laboratorium. 

Tahukah Anda kalau senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai senyawa untuk menurunkan sintesis turunan magnesium, 


Selain itu, ia memiliki konduktivitas ionik yang tinggi cocok untuk menyiapkan elektrolit dalam percobaan elektrokimia. Serta senyawa ini secara efektif mengedepankan protein dan molekul bermuatan lainnya yang membantu dalam proses pemurnian dan konsentrasi. 


Apa ituMmagnesium kKorida

Magnesium klorida merupakan garam yang berperan penting dalam industri kimia.


Di Indonesia umumnya memakai magnesium klorida untuk bahan aditif pewarna tekstil dalam industri tekstil, koagulan industri pulp dan zat adiktif cairan infus. Namun, ada pula yang memakai magnesium klorida sebagai anti beku pada aspal agar jalan tidak licin. 

Magnesium klorida memiliki rumus molekul MgCl2 dengan berat molekul 95,211 g/mol. Barang ini sering kali dijual dalam bentuk kristal dan serbuk. 


Struktur Magnesium Klorida

Magnesium klorida merupakan senyawa anorganik dengan struktur berupa kubuk rapat dengan lapisan lubang oktahedral bergantian yang ditempati oleh ion Mg2+.


Magnesium klorida terbentuk dari ikatan ionik antara ion Mg+2 dan dua ion Cl-1. Bentuk strukturnya bengkok karena adanya pasangan elektron bebas magnesium yang menurunkan sudut dari sempurna 180 derajat.


Sifat Fisika dan Kimia Magnesium Klorida

a. Sifat Fisika

Rumus molekul : MgCl2

Massa molekul : 95,211 g/mol

Warna : Putih atau kristal padat tidak berwarna

Densitas : 2,32 g/cm^3

Titik didih : 1412 C

Titik lebur : 714 C


b. Sifat Kimia

Reaksi magnesium hidroksida dengan asam klorida terjadi pada proses pemanasan. Dalam proses ini, air kristalisasi hilang sedikit demi sedikit dan menyebabkan hilangnya berat molekul. 

Mg(OH)2 + 2HCl→MgCl2+H2O


Ia terurat sebagai Mg dan Cl2 ketika ia bertindak sebagai prekursor. Magnesium klorida terurai menjadi ion magnesium klorida saat ditambahkan ke air. 

MgCl2 + H2O → Mg+2 (aq.) + 2Cl-1 (aq.)

Magnesium klorida bereaksi dengan basa untuk menghasilkan magnesium hidroksida dan garam.


Mg(Cl)2 + 2NaOH→Mg(OH)2 + 2NaCl


Kelebihan Magnesium Klorida

Magnesium klorida merupakan reagen yang populer dan serbaguna. Senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai senyawa untuk menurunkan sintesis turunan magnesium seperti obat-obatan dan farmasi. 


Konduktivitas ionik yang tinggi cocok untuk menyiapkan elektrolit dalam percobaan elektrokimia sampai dengan konduktivitas. Senyawa ini secara efektif mengedepankan protein dan molekul bermuatan lainnya yang membantu dalam proses pemurnian dan konsentrasi. 


Magnesium klorida mampu menyerap kelembaban sehingga berguna untuk mengeringkan gas dan cairan. 


Aplikasi Magnesium Klorida

Magnesium secara umum banyak dipakai di industri kesehatan namun ada juga pemakaiannya dalam hal-hal berikut ini.

  1. Bahan aditif pewarna tekstil

  2. Bahan utama produksi magnesium oksida dan magnesium karbonat

  3. Koagulan industri pulp

  4. Sebagai antibeku pada aspek agar jalan tidak licin

  5. Zat aditif cairan infus


Dapatkan Magnesium Klorida Berkualitas di AMI Scientific!

AMI Scientific menyediakan kebutuhan peralatan pengukuran laboratorium untuk kegiatan industri, termasuk magneisum klorida


Dapatkan magnesium klorida dengan mengklik tautan ini!

11 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

コメント


bottom of page